BORE PILE

Deskripsi

Bore Pile adalah jenis pondasi dalam yang memiliki bentuk seperti tabung memanjang yang terdiri dari campuran beton bertulang dengan dimensi diameter tertentu yang dipasang di tanah menggunakan metode pengeboran dengan instalasi instalasi besi lokal serta pengecoran beton lokal. Panjang tiang pondasi bore pile harus mencapai kedalaman dengan tingkat kekerasan daya dukung tanah yang diperlukan untuk pondasi dasar konstruksi bangunan.

Pemasangan Bore Pile dimulai dengan proses membuat lubang di tanah dengan dimensi vertikal menggunakan teknik pengeboran dengan mesin bore pile, bisa menggunakan teknik dry boring atau bisa juga menggunakan teknik drill boring (wash boring). Perforasi dilakukan hingga kedalaman yang telah ditentukan atau sampai tanah keras yang memenuhi perhitungan daya dukung yang telah dihitung sebelumnya yang biasanya mengikuti data sondir investigasi daya dukung lahan sebelum pelaksanaan pekerjaan bor bore dilakukan.

Pengeboran pondasi Bore Pile menggunakan metode wash boring adalah sebagai berikut:

  1. Tanah yang disiapkan sebelumnya harus datar untuk bore pile bore dan manuver, jika tanah bekas bangunan lama harus dipastikan fondasi lama dibuang pada titik yang akan dibor.
  2. Siapkan penggalian sirkulasi untuk menampung air pengeboran dan lumpur limbah
  3. Mengatur alat bore pile pada titik pertama yang akan dibor
  4. Pompa NS disetel dekat penggalian sirkulasi untuk mengalirkan air ke setang bor bekas
  5. Pengeboran dimulai dengan memutar stang yang dipasang di bor, berputar searah jarum jam, aliran air dari pompa NS membantu proses erosi tanah dan mendorong lumpur hulu ke dalam lubang sirkulasi. Prosesnya berlanjut hingga kedalaman tanah yang keras.

Adapun bor Bor Pile menggunakan bor kering dengan bor spiral adalah sebagai berikut:

  1. Tanah disiapkan seperti dalam membosankan titik membosankan cuci
  2. Pengaturan tool bore pile pada titik pertama yang harus dilakukan
  3. Pengeboran dimulai dengan memutar stang bor yang terhubung ke mata bor spiral, diangkat pada interval 1 meter atau sesuai kebutuhan dan keadaan

Keuntungan dari metode wash boring adalah kecepatan proses dan dapat mencapai tanah yang sangat sulit, sedangkan jika menggunakan bor kering adalah proses yang lebih lama dan kadang-kadang jika tingkat air tanah tercapai maka tidak dapat mengangkat limbah pemboran.

Setelah proses pelaksanaan tanah dengan metode pengeboran Bor Pile dilakukan, proses selanjutnya adalah pemasangan besi fabrikasi Bor Pile yang biasanya sudah diatur sebelumnya. Bentuk Fabrikasi tiang bor besi itu sendiri harus bulat mengikuti bentuk lubang bor itu sendiri untuk mendapatkan hasil daya dukung pondasi yang dibutuhkan.

Pekerjaan selanjutnya adalah pengecoran beton basah ke pondasi tuang-besi (cor di lokasi) yang telah memasang fabrikasi besi sebelumnya, beton dapat menggunakan seatmix dengan perbandingan yang mengikuti standar SNI atau menggunakan beton ready mix jika lokasi memungkinkan untuk dilakukan. Kami merekomendasikan dengan satu tumpukan lubang bor yang selesai dibor langsung ke instalasi besi dan casting untuk hasil yang maksimal. Dalam proses pengecoran jika dalam pengeboran menggunakan metode bor basah harus menggunakan pipa tremi sebagai konduktor beton ke dasar lubang bor agar tidak terlalu bercampur dengan limbah lumpur dari pengeboran. Pipa tremi di isi dengan beton basah karena diangkat sedikit demi sedikit sampai selesai sampai lubang bor penuh.

Sampai di sini proses kerja tim bore pile telah selesai, Untuk tim lain bisa menunggu beton mengering, maka beton bagian atas dipotong beberapa sentimeter sampai beton ditemukan bagus dan keras dengan fondasi bor ini. tiang pancang siap digunakan sebagai pondasi dalam suatu konstruksi bangunan.

Berikut ini beberapa kelebihan pondasi Bored Pile menggunakan mesin derek mini yang antara lain:

  • Mesin bor mini Bored Pile dalam desain plug and play, dapat dibongkar pasang sehingga memudahkan saat mobilisasi, dapat diangkut dengan truk diesel colt.
  • Dapat mengebor ke kedalaman 30 meter atau ke tanah keras dengan nilai NSPT >> 80
  • Pilihan diameter mulai dari 300 mm hingga 800 mm
  • Tidak mengganggu getaran pada bangunan di sekitarnya