Soil Nailing

Deskripsi

Dalam banyak hal, ini benar-benar tempat yang pahit yang harus kita akui kepada banyak konsultan nasional yang tidak ada dalam berbagai peraturan yang berlaku di Indonesia. Hanya sedikit yang benar-benar mampu menghasilkan bangunan bertingkat tinggi dan gempa bumi bagian dalam yang tahan gempa dan berkualitas baik.
Praktek magang dapat menjadi peluang emas bagi praktisi teknis untuk belajar di bawah bimbingan teknisi ahli di perusahaan konsultan nasional yang mapan, sehingga jika ia kemudian berlatih secara mandiri, ia telah menguasai dasar-dasar desain yang baik termasuk perincian aspek, baik dalam beton konstruksi atau konstruksi baja. Hal yang sama berlaku untuk konsultan pengawas
Untuk dasar-dasar dan struktur penambang internal, sebagian besar kontraktor nasional sangat bergantung pada kontraktor spesialis dan dokumen desain keluaran konsultan. Saat ini tidak ada kontraktor nasional yang memiliki keahlian untuk mendesain besmen dalam, seringkali membutuhkan urutan pekerjaan yang disesuaikan dengan analisis desain. Dengan demikian kemampuan konsultan perancang menjadi sangat penting. Di sisi lain yang patut diperhatikan juga, tidak banyak konsultan desain nasional yang mampu memikirkan metode kerja dan pembuatan sekwen besmendalam hingga detail.

Dalam desain besmen batin, secara umum ada beberapa hal yang perlu ditinjau oleh perencana. Analisis struktur dinding penahan harus dilakukan terhadap tekanan drainase pori-pori yang dikeringkan dan bahaya lanskap global serta bahaya naik-turun, yang terjadi pada setiap tahap implementasi harus ditinjau dengan cermat. Dalam kasus besmen internal, urutan pekerjaan harus dimodelkan

Tinjauan Proyek:

MNC NEWS CENTER merupakan gedung perkantoran setinggi 73 meter dengan luas tanah: ± 13.169 m2 dan total luas bangunan: ± 61.092 m2. 15 lantai 3 basement dan 1 mezanine. Bertempat di JL.K.H Wahid Hasyim no.36-38, Kebon Sirih Jakarta. Lokasi proyek dekat dengan Stasiun Gondangdia sehingga mudah dijangkau.
Proyek konstruksi dimulai pada 12 November 2012 dan diharapkan berakhir pada 1 April 2014.

Alat-alat yang digunakan dalam proses konstruksi antara lain mesin bor, sekop, pemotong batang, penyok batang, excavator, pompa beton, kerekan penumpang, perancah, pengaduk truk, tower crane, mobile crane dan baby roller.
Material yang digunakan antara lain Antisol, papan bekisting, MU 380, MU-200, elektroda baja Nikko, Sika viscocrete, tulangan, batako, pekerjaan bentuk dan batu skrining.
Metode Implementasi terdiri dari 3 tahapan utama:
Pekerjaan Persiapan: Penggalian tanah 12 meter, peralatan yang digunakan adalah excavator, mobile crane dan dump truck.
Pekerjaan Persiapan: Penggalian tanah 12 meter, peralatan bekas excavator, mobile crane dan dump truck.
Metode Implementasi Struktur di atas. Tahapan pertama adalah penandaan, pembesian, pemasangan persatuan, pemasangan bekisting, kemudian pembetonan. Untuk kolom, balok, dinding geser dan pelat lantai
Manajemen proyek adalah bagaimana mengatur proses produksi untuk menghasilkan bangunan secara lebih efektif dan efisien dengan menerapkan pengetahuan, keterampilan, alat dan teknik untuk kegiatan proyek untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan dan harapan proyek.
Perencanaan proyek adalah kegiatan pemberian rencana kerja sesuai dengan metode konstruksi
Penetapan tujuan adalah menetapkan tujuan untuk mencapai kesepakatan bersama. Dalam proyek ini seringkali tidak tercapai tujuan penetapan sehingga proses pembangunan menjadi lambat.
Penempatan personel (staffing). Orang yang tepat di tempat yang tepat adalah pepatah yang tepat untuk menggambarkan kondisi lapangan yang ada. Pekerja yang tidak menyadari dasar-dasar konstruksi, tenaga, usia dan keselamatan pribadi harus menjadi perhatian pekerja.
Pembekalan personalia dimulai pukul 8 pagi. Personil tidak mendapatkan target pekerjaan setiap hari. Arah kerja adalah sesuatu yang tidak boleh dikesampingkan.
Masalah khusus yang akan saya bahas adalah metode pelaksanaan pemasangan paku tanah dan bekisting pada basement 1 Lokasi R0.AS.J-H.
Dinding penahan dapat dibagi menjadi dua bagian: Sistem Stabil Secara Eksternal yang dibagi menjadi Dinding Gravitasi dan Dinding In-Situ atau Tertanam dan Sistem Stabilisasi Internal yang dibagi menjadi Dinding Tanah yang Diperkuat dan Penguatan In-Situ.

Contiguous and Secant Bored-Pile Wall

Dinding tiang pancang yang berdekatan dibentuk dari satu atau dua baris tiang yang dipasang erat satu sama lain. Namun pada bidang sasis terdapat jarak 1 meter antara satu tiang dengan tiang lainnya. Dan pada jarak tersebut diberikan perkuatan tanah yang dipaku untuk menghemat biaya dan mempercepat waktu kerja serta mengurangi dampak lingkungan.

Soil Nailing adalah jenis perkuatan struktur sementara dinding basement dalam proses penggalian untuk kondisi ruang sempit.

Soil Nailing adalah solusi retensi tanah. Pemasangan paku membutuhkan waktu yang singkat untuk pemasangan dengan dampak lingkungan yang kecil. Dibandingkan dengan teknik retensi lainnya. Ini pertama kali diperkenalkan sebagai dinding penahan untuk dinding penahan (Prancis 1961). Ini kemudian dikembangkan oleh Rabcewich pada tahun 1964-1965 untuk digunakan pada penggalian terowongan yang dikenal sebagai "Metode Tunneling Austria Baru".

Soil Nailing memiliki beberapa jenis aplikasi retensi dan stabilisasi dalam penggalian yaitu perkuatan dan stabilisasi pada tahap penggalian dan Stabilisasi dari longsor. Paku tanah adalah ajakan untuk perkuatan di lokasi bawah tanah bangunan.

Proses penggalian bisa dilakukan secara manual atau mekanik. Bergantung pada kondisi tanah, kedalaman dan ukuran dinding tanah serta karakteristik tempat kerja. Perlu dicermati juga apakah terjadi inflasi pada dinding basement.

Pengeboran
Teknik ditentukan oleh proyek. Untuk tanah non kohesif (tanah bor mudah), metode pengeboran dengan coring (corel barel dan tanah merah) digunakan sebagai bahan stabilisasi. Sedangkan untuk tanah kohesif menggunakan metode open hole rotary atau augered drilling. Pengeboran tergantung pada kedalaman, sudut dan karakteristik area kerja.
Paku, Pastikan lubang telah dilakukan penggerusan dengan air dan sudah diperiksa kedalaman lubang yaitu kedalaman denah 18 m dengan jarak antar paku 1600 mm. pasang centralizer dengan jarak 3 m, pastikan panjang paku sesuai. Taruh di lubang.
Grouting, Setelah pemasangan lubang bor, grouting harus dilakukan kurang dari 24 jam. Material grouting dipompa melalui hoze grout dan PE grout tube dengan tekanan minimal 5 bar. Semen yang digunakan adalah semen type 1. Dengan admixture cebex 100.
Pasang pipa pembuangan secara vertikal dengan jarak 1 m. Pemasangan dilakukan untuk mengurangi air di tanah dari sisi tembok. kemudian dilakukan penyemprotan dengan firing concrete.
Pemeriksaan deformasi dinding sebaiknya dilakukan setelah pemasangan dan finishing paku tanah.kemudian dibandingkan dengan data literatur paku tanah nasional dan internasional.
Spesifikasi bahan: Jenis semen 1. Air tidak boleh mengandung lebih dari 300 mg ion klorida. Volume air 22,5-25 liter / sak semen. Rasio kadar air 0,45-0,5 dengan aditif cebex 100, diameter besi tulangan 32 mm, dengan sentralizer PE untuk menjaga ketebalan grouting sebagai anti korosi.

Metode pelaksanaan di lapangan:
Jangkar bor, lubang diameter 20 cm. Jadi kedalamannya 18 m. Disusul dengan pemasangan rebar dan centralizer D32 dan segera dilakukan pengerjaan finishing grouting dengan shotcrete.

Perhitungan tekanan tanah aktif: hasilnya 11,3 t / m2.